Peranan Ekonomi Moneter Syariah dalam Upaya Mengatasi Kemiskinan di Indonesia

Abstract
The focus of sharia monetary economics is to apply Islamic rules in financial management to improve welfare and reduce poverty. The system emphasizes the concepts of justice and equity and avoids elements such as usury, uncertainty, and excessive speculation. The sharia monetary economy aims to increase income equality by using instruments such as zakat, infaq, alms, and waqf. This study shows how sharia monetary economics can help overcome poverty in Indonesia, especially through sharia financial instruments such as microfinance institutions and yield principles. Studies show that Islamic finance improves economic stability and helps people achieve sustainable prosperity.
Keywords
How to Cite

Bunga Ahista Rania, et al. (2024). Peranan Ekonomi Moneter Syariah dalam Upaya Mengatasi Kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 2(6). https://doi.org/10.61132/santri.v2i6.1035

Bunga Ahista Rania; Marcelino Rizki Suryanto; Athfiatul Ashfiyah; Rasidah Novitasari, "Peranan Ekonomi Moneter Syariah dalam Upaya Mengatasi Kemiskinan di Indonesia," Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, vol. 2, no. 6, 2024.

Bunga Ahista Rania; Marcelino Rizki Suryanto; Athfiatul Ashfiyah; Rasidah Novitasari. "Peranan Ekonomi Moneter Syariah dalam Upaya Mengatasi Kemiskinan di Indonesia." Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, vol. 2, no. 6, 2024.

Bunga Ahista Rania; Marcelino Rizki Suryanto; Athfiatul Ashfiyah; Rasidah Novitasari. "Peranan Ekonomi Moneter Syariah dalam Upaya Mengatasi Kemiskinan di Indonesia." Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam 2, no. 6 (2024).

Bunga Ahista Rania, et al. (2024) 'Peranan Ekonomi Moneter Syariah dalam Upaya Mengatasi Kemiskinan di Indonesia', Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 2(6). doi: 10.61132/santri.v2i6.1035.

Bunga Ahista Rania; Marcelino Rizki Suryanto; Athfiatul Ashfiyah; Rasidah Novitasari. Peranan Ekonomi Moneter Syariah dalam Upaya Mengatasi Kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam. 2024;2(6).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal