TINJAUAN ETIS TEOLOGIS TERHADAP FILM 12 YEARS A SLAVE

Abstract
Di era digital seperti sekarang ini, film merupakan salah satu produk budaya populer yang akrab dengan kehidupan masyarakat. Umumnya, film tak hanya dipandang sebagai karya seni demi tujuan hiburan saja, melainkan juga sarat dengan nilai-nilai moral yang berangkat dari pengalaman personal seseorang serta keprihatinan akan konteks sosial tertentu. Dalam posisi itulah, film Twelve Years a Slave (2014) yang diangkat dari kisah nyata Solomon Northup hendak dikaji di sini. Pengalaman rasisme dan perbudakan yang dialami Northup dikemas secara detail dan apik dalam film ini sehingga menarik untuk dianalisis secara mendalam dengan menggunakan tinjauan etis teologis.
Keywords
How to Cite

manager & jurnal (2021). TINJAUAN ETIS TEOLOGIS TERHADAP FILM 12 YEARS A SLAVE. Jurnal DA'AT, 1(2). https://doi.org/10.51667/djtk.v1i2.123

manager, jurnal, "TINJAUAN ETIS TEOLOGIS TERHADAP FILM 12 YEARS A SLAVE," Jurnal DA'AT, vol. 1, no. 2, 2021.

manager, jurnal. "TINJAUAN ETIS TEOLOGIS TERHADAP FILM 12 YEARS A SLAVE." Jurnal DA'AT, vol. 1, no. 2, 2021.

manager, jurnal. "TINJAUAN ETIS TEOLOGIS TERHADAP FILM 12 YEARS A SLAVE." Jurnal DA'AT 1, no. 2 (2021).

manager & jurnal (2021) 'TINJAUAN ETIS TEOLOGIS TERHADAP FILM 12 YEARS A SLAVE', Jurnal DA'AT, 1(2). doi: 10.51667/djtk.v1i2.123.

manager, jurnal. TINJAUAN ETIS TEOLOGIS TERHADAP FILM 12 YEARS A SLAVE. Jurnal DA'AT. 2021;1(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal