Strategi Pelatihan Musik Bambu Berbasis Budaya Lokal: Studi Kasus Tabadine Sangihe
Kelompok Musik Bambu Tabadine di Kampung Bakalaeng, Sangihe, merupakan salah satu kelompok musik tradisional terbesar dan tertua yang tetap eksis melalui proses pelatihan konsisten lintas generasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis metode pelatihan musik bambu yang diterapkan dalam kelompok dengan anggota berusia 11 hingga 70 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelatihan kelompok Tabadine berlangsung dalam beberapa tahap, yaitu perencanaan, analisis kebutuhan, validasi, penerapan program, dan evaluasi. Ragam metode yang digunakan meliputi ceramah, imitasi, drill, demonstrasi, tutor sebaya, metode Kodály, serta pengajaran individual. Penerapan metode tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan musikal, tetapi juga menanamkan nilai budaya lokal yang memperkuat solidaritas kelompok. Keberhasilan pelatihan ini terlihat dari kemampuan anggota menguasai instrumen, regenerasi yang berkelanjutan, serta pencapaian prestasi dalam berbagai kompetisi. Dengan demikian, strategi pelatihan musik bambu Tabadine dapat menjadi model pengembangan pendidikan musik nonformal berbasis budaya lokal di Sangihe.
Patras, et al. (2025). Strategi Pelatihan Musik Bambu Berbasis Budaya Lokal: Studi Kasus Tabadine Sangihe. Clef: Jurnal Musik dan Pendidikan Musik, 6(1). https://doi.org/10.51667/cjmpm.v6i1.2172
Patras, Meindelshon Yovit; Sianturi, Erwin, "Strategi Pelatihan Musik Bambu Berbasis Budaya Lokal: Studi Kasus Tabadine Sangihe," Clef: Jurnal Musik dan Pendidikan Musik, vol. 6, no. 1, 2025.
Patras, Meindelshon Yovit; Sianturi, Erwin. "Strategi Pelatihan Musik Bambu Berbasis Budaya Lokal: Studi Kasus Tabadine Sangihe." Clef: Jurnal Musik dan Pendidikan Musik, vol. 6, no. 1, 2025.
Patras, Meindelshon Yovit; Sianturi, Erwin. "Strategi Pelatihan Musik Bambu Berbasis Budaya Lokal: Studi Kasus Tabadine Sangihe." Clef: Jurnal Musik dan Pendidikan Musik 6, no. 1 (2025).
Patras, et al. (2025) 'Strategi Pelatihan Musik Bambu Berbasis Budaya Lokal: Studi Kasus Tabadine Sangihe', Clef: Jurnal Musik dan Pendidikan Musik, 6(1). doi: 10.51667/cjmpm.v6i1.2172.
Patras, Meindelshon Yovit; Sianturi, Erwin. Strategi Pelatihan Musik Bambu Berbasis Budaya Lokal: Studi Kasus Tabadine Sangihe. Clef: Jurnal Musik dan Pendidikan Musik. 2025;6(1).
Performativitas dan Inkulturasi Mazmur Tanggapan dalam Liturgi Ekaristi di Gereja St. Pius X Karanganyar
setyanto, kristoforus frederic; Bondet Wrahatnala
Upaya Pengembangan Kesenian Angklung Caruk pada Sanggar Jiwa Etnik Blambangan
Ridho ikhsananda, Ridho Ikhsananda; Kiswanto
Bentuk dan Teknik Permainan Gendang Lima Sendalanen dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Karo
Erffanzudh, Syahrul; Manggala, Bondan Aji
Musik, Pendidikan, dan Filsafat: Reinterpretasi Pemikiran Bennett Reimer di Era Modern
Aini, Nafisah; A'yun, Sevi Qurrotu; Nugrahhu, Putra Andino; Djawa, Blandina Wenika; Kaestri, Veronica Yoni
Tracing the Development of Sabbath’s Understanding Emphasized in Seventh-day Adventist Hymnody from 1849 to 1941
Latuni, Glenn Jonathan Jerome; Latuni, Glenie
Etnopedagogi dalam Ruang Kelas Anak Usia Dini: Menumbuhkan Tradisi Melalui Musik dan Gerak
Febriyando; Ali, Arhamuddin; Sianturi, Erwin