Analisis Penyebaran Berita Hoax Pada Pengguna Media Sosial Berdasarkan Hypodermic Needle Theory

Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penyebaran berita hoax yang tersebar melalui berbagaimedia sosial seperti instagram, twitter, facebook dan whatsapp. Metode penelitian yang digunakan yaitudeskriptif kualitatif, untuk mendeskripsikan secara jelas, tepat, dan mendalam bagaiamana penyebaranberita hoax melalui media sosial. Teori yang dipakai yaitu Teori Jarum Suntik atau Hypodermic NeedleTheory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemajuan teknologi yang mudah dan murah menjadi faktorpenentu dalam mengakses informasi, selain itu para pegiat media sosial agar lebih cerdas dalammenggunakan informasi yaitu pemahaman terhadap literasi media yang umumnya dianggap sebagaisumber kebenaran.
Keywords
How to Cite

Marwan, et al. (2022). Analisis Penyebaran Berita Hoax Pada Pengguna Media Sosial Berdasarkan Hypodermic Needle Theory. Jurnal Ilmiah multidisiplin, 1(05). https://doi.org/10.56127/jukim.v1i05.477

Marwan, M Ravii; Prasanti, Tafana Dwi , "Analisis Penyebaran Berita Hoax Pada Pengguna Media Sosial Berdasarkan Hypodermic Needle Theory," Jurnal Ilmiah multidisiplin, vol. 1, no. 05, 2022.

Marwan, M Ravii; Prasanti, Tafana Dwi . "Analisis Penyebaran Berita Hoax Pada Pengguna Media Sosial Berdasarkan Hypodermic Needle Theory." Jurnal Ilmiah multidisiplin, vol. 1, no. 05, 2022.

Marwan, M Ravii; Prasanti, Tafana Dwi . "Analisis Penyebaran Berita Hoax Pada Pengguna Media Sosial Berdasarkan Hypodermic Needle Theory." Jurnal Ilmiah multidisiplin 1, no. 05 (2022).

Marwan, et al. (2022) 'Analisis Penyebaran Berita Hoax Pada Pengguna Media Sosial Berdasarkan Hypodermic Needle Theory', Jurnal Ilmiah multidisiplin, 1(05). doi: 10.56127/jukim.v1i05.477.

Marwan, M Ravii; Prasanti, Tafana Dwi . Analisis Penyebaran Berita Hoax Pada Pengguna Media Sosial Berdasarkan Hypodermic Needle Theory. Jurnal Ilmiah multidisiplin. 2022;1(05).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal