PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN SEBAGAI MEKANISME KONTROL SOSIAL DALAM MENANGANI RESIDIVISME KLIEN PEMASYARAKATAN DI BAPAS KELAS I PEKANBARU

Abstract
Residivisme masih menjadi permasalahan dalam sistem pemasyarakatan di Indonesia karena menunjukkan belum optimalnya proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial terhadap mantan narapidana. Dalam konteks tersebut, Pembimbing Kemasyarakatan memiliki peran penting tidak hanya sebagai pelaksana pengawasan formal, tetapi juga sebagai mekanisme kontrol sosial dalam mencegah pengulangan tindak pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pembimbing Kemasyarakatan dalam menangani residivisme pada klien Balai Pemasyarakatan Kelas I Pekanbaru serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam proses pembimbingan dan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari tiga orang Pembimbing Kemasyarakatan dan dua orang klien residivis. Analisis penelitian menggunakan Teori Kontrol Sosial Travis Hirschi untuk menjelaskan mekanisme keterikatan sosial, komitmen, keterlibatan, dan keyakinan sosial dalam mencegah perilaku menyimpang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Pembimbing Kemasyarakatan dilakukan melalui pembimbingan dan konseling, pengawasan wajib lapor, pemberdayaan melalui aktivitas produktif, serta koordinasi dengan keluarga dan lingkungan sosial klien. Peran tersebut menunjukkan bahwa Pembimbing Kemasyarakatan berfungsi sebagai agen kontrol sosial informal dalam mendukung reintegrasi sosial klien residivis. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi rendahnya tingkat kooperatif klien, kesulitan komunikasi dan pengawasan, keterbatasan kewenangan, faktor lingkungan sosial, serta stigma masyarakat terhadap mantan narapidana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas penanganan residivisme tidak hanya ditentukan oleh pengawasan formal, tetapi juga dipengaruhi oleh dukungan sosial, penerimaan masyarakat, dan keberhasilan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan.
 
Kata Kunci: Pembimbing Kemasyarakatan, residivisme, kontrol sosial, reintegrasi sosial, BAPAS.
How to Cite

Andika Dayu Pratama & Sobri (2026). PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN SEBAGAI MEKANISME KONTROL SOSIAL DALAM MENANGANI RESIDIVISME KLIEN PEMASYARAKATAN DI BAPAS KELAS I PEKANBARU. Edusola : Journal Education, Sociology and Law, 2(2).

Andika Dayu Pratama; Sobri, "PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN SEBAGAI MEKANISME KONTROL SOSIAL DALAM MENANGANI RESIDIVISME KLIEN PEMASYARAKATAN DI BAPAS KELAS I PEKANBARU," Edusola : Journal Education, Sociology and Law, vol. 2, no. 2, 2026.

Andika Dayu Pratama; Sobri. "PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN SEBAGAI MEKANISME KONTROL SOSIAL DALAM MENANGANI RESIDIVISME KLIEN PEMASYARAKATAN DI BAPAS KELAS I PEKANBARU." Edusola : Journal Education, Sociology and Law, vol. 2, no. 2, 2026.

Andika Dayu Pratama; Sobri. "PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN SEBAGAI MEKANISME KONTROL SOSIAL DALAM MENANGANI RESIDIVISME KLIEN PEMASYARAKATAN DI BAPAS KELAS I PEKANBARU." Edusola : Journal Education, Sociology and Law 2, no. 2 (2026).

Andika Dayu Pratama & Sobri (2026) 'PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN SEBAGAI MEKANISME KONTROL SOSIAL DALAM MENANGANI RESIDIVISME KLIEN PEMASYARAKATAN DI BAPAS KELAS I PEKANBARU', Edusola : Journal Education, Sociology and Law, 2(2).

Andika Dayu Pratama; Sobri. PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN SEBAGAI MEKANISME KONTROL SOSIAL DALAM MENANGANI RESIDIVISME KLIEN PEMASYARAKATAN DI BAPAS KELAS I PEKANBARU. Edusola : Journal Education, Sociology and Law. 2026;2(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal