Pengaruh Program GRSSIA (Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Anak) Terhadap Kejadian Stunting Balita di RSUD Sayang Cianjur Tahun 2023
Stunting is a disorder of child growth and development due to chronic malnutrition and recurrent infections, and inadequate psychosocial stimulation which is characterized by the length below based on age the standard (-2SD/Stunted). Stunting occurs with age in the first 1000 days of life (fetus up to 24 months) and children up to 60 month. The GRSSIA (movement of hospital in safe motherhood and childhood) is an innovation programme held by the public hospital in the cianjur area in an effort to reduce maternal mortality, baby and child expecially accelerate the process of preventing and reducing stunting in cianjur district. The purpose of this study was to determine the effect of the GRSSIA (gerakan rumah sakit sayang ibu dan anak /movement in hospital of safe motherhood and childhood) programme on the stunting incidents at the regional public hospital of sayang cianjur in 2023. This type of research is quantitative with a quasy experimental one group pretest-posttest design approach. The sampling technique used is non-random sampling type of total sampling are 55 childrens meet the inclusion and exclusion criteria. The instruments used were the observation sheet, microtoise, and reference of children antropometri. Statistical test using the paired t test. The result showed a p-value of 0.000 < 0.05 which means that there is influence of GRSSIA (Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Anak/Movement of hospital in safe motherhood and childhood) programme on the stunting incidents at the regional general hospital of sayang cianjur in 2023.
Ima Agustina, et al. (2024). Pengaruh Program GRSSIA (Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Anak) Terhadap Kejadian Stunting Balita di RSUD Sayang Cianjur Tahun 2023. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 2(2). https://doi.org/10.61132/protein.v2i2.227
Ima Agustina; Susaldi Susaldi; Aida Diana Astarie, "Pengaruh Program GRSSIA (Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Anak) Terhadap Kejadian Stunting Balita di RSUD Sayang Cianjur Tahun 2023," Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, vol. 2, no. 2, 2024.
Ima Agustina; Susaldi Susaldi; Aida Diana Astarie. "Pengaruh Program GRSSIA (Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Anak) Terhadap Kejadian Stunting Balita di RSUD Sayang Cianjur Tahun 2023." Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, vol. 2, no. 2, 2024.
Ima Agustina; Susaldi Susaldi; Aida Diana Astarie. "Pengaruh Program GRSSIA (Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Anak) Terhadap Kejadian Stunting Balita di RSUD Sayang Cianjur Tahun 2023." Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan 2, no. 2 (2024).
Ima Agustina, et al. (2024) 'Pengaruh Program GRSSIA (Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Anak) Terhadap Kejadian Stunting Balita di RSUD Sayang Cianjur Tahun 2023', Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 2(2). doi: 10.61132/protein.v2i2.227.
Ima Agustina; Susaldi Susaldi; Aida Diana Astarie. Pengaruh Program GRSSIA (Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Anak) Terhadap Kejadian Stunting Balita di RSUD Sayang Cianjur Tahun 2023. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. 2024;2(2).
Masih Tingginya Persalinan di Non Fasilitas Kesehatan Setelah Implementasi Penyuluhan Kesehatan Ibu Bersalin di Kampung Cigobang, Desa Karang Tengah
Triswanti Triswanti; Lia Indria Sari; Mukhlisiana Ahmad; Lala Jamilah
Pemberian Terapi Genggam Bola Karet Ball Squeezing pada Pasien Stroke Nonhemoragik dengan Masalah Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik
Yuliani Yuliani; Ida Ayu Agung Laksmi
Studi Kasus Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Nyonya M di Klinik Pratama Shaqi, Sleman
Crisma Martadiana; Nining Tunggal Sri Sunarti
Association between Dietary Pattern and Stress Level among Gastritis Patients at a Primary Health Care Center in West Halmahera Regency
Kayely, Janeanti Afi; Nurmayunita, Heny
Penerapan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Resiko Perfusi Serebral Tidak Efektif Pada Pasien Dengan Indikasi Preeklamsia Berat
Dyah Nurita Hany; Anis Ardiyanti; Rinda Intan Sari
Pengaruh Konseling Motivational Interviewing terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberkulosis Paru di RSUD Batang
Tuti Alawiyah; Menik Kustriyani; Niken Sukesi