Negosiasi Identitas Gender dalam Arena Politik Hukum Islam: Studi Kasus RUU Ketahanan Keluarga dan Respons Ormas Islam: Studi Kasus RUU Ketahanan Keluarga dan Respons Ormas Islam
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan analisis wacana kritis. Data diambil dari naskah RUU, pernyataan organisasi keagamaan, dan literatur akademik mengenai hukum keluarga dan gender dalam Islam. Analisisnya terfokus pada aspek empat: kontradiksi dengan prinsip kesetaraan gender, dominasi tafsir konservatif, fragmentasi respons ormas Islam, serta peran negara dalam menginstitusionalisasi tafsir agama.
Hasil kajian menunjukkan bahwa legislasi ini tidak netral, melainkan bermuatan ideologi dan politik. Oleh karena itu, hukum keluarga harus dirumuskan secara partisipatif, kontekstual, dan menjunjung nilai-nilai keadilan serta pluralisme. Peran masyarakat sipil dan ormas progresif menjadi sangat penting dalam menjaga demokrasi substantif.
Kata kunci : legislasi, gender, tafsir Islam, negara, demokrasi.
munandar, et al. (2024). Negosiasi Identitas Gender dalam Arena Politik Hukum Islam: Studi Kasus RUU Ketahanan Keluarga dan Respons Ormas Islam: Studi Kasus RUU Ketahanan Keluarga dan Respons Ormas Islam. Al Fuadiy : Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(2). https://doi.org/10.55606/af.v6i2.1293
munandar, arism; Endang Susanti, "Negosiasi Identitas Gender dalam Arena Politik Hukum Islam: Studi Kasus RUU Ketahanan Keluarga dan Respons Ormas Islam: Studi Kasus RUU Ketahanan Keluarga dan Respons Ormas Islam," Al Fuadiy : Jurnal Hukum Keluarga Islam, vol. 6, no. 2, 2024.
munandar, arism; Endang Susanti. "Negosiasi Identitas Gender dalam Arena Politik Hukum Islam: Studi Kasus RUU Ketahanan Keluarga dan Respons Ormas Islam: Studi Kasus RUU Ketahanan Keluarga dan Respons Ormas Islam." Al Fuadiy : Jurnal Hukum Keluarga Islam, vol. 6, no. 2, 2024.
munandar, arism; Endang Susanti. "Negosiasi Identitas Gender dalam Arena Politik Hukum Islam: Studi Kasus RUU Ketahanan Keluarga dan Respons Ormas Islam: Studi Kasus RUU Ketahanan Keluarga dan Respons Ormas Islam." Al Fuadiy : Jurnal Hukum Keluarga Islam 6, no. 2 (2024).
munandar, et al. (2024) 'Negosiasi Identitas Gender dalam Arena Politik Hukum Islam: Studi Kasus RUU Ketahanan Keluarga dan Respons Ormas Islam: Studi Kasus RUU Ketahanan Keluarga dan Respons Ormas Islam', Al Fuadiy : Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(2). doi: 10.55606/af.v6i2.1293.
munandar, arism; Endang Susanti. Negosiasi Identitas Gender dalam Arena Politik Hukum Islam: Studi Kasus RUU Ketahanan Keluarga dan Respons Ormas Islam: Studi Kasus RUU Ketahanan Keluarga dan Respons Ormas Islam. Al Fuadiy : Jurnal Hukum Keluarga Islam. 2024;6(2).
Keluarga Selektif dan Komunikatif dalam Memilih Pasangan
Olis Wulandari; M. Wildan Razka R; Ahmad Mario M; Humaeroh
Legalitas Surat Wasiat dalam Sistem Pewarisan: Analisis Antara Kompilasi Hukum Islam dan Hukum Perdata
Hazarul Aswat; Ilham Maulidin
Narasi Gender dan Kekuasaan dalam Fenomena Poligami di Media Sosial: Kajian Sosio-Digital di Indonesia
Ahmad Mario Maulana; Ahmad Gyas Pawaj; Muhamad Farid Alfurqon; Agung Wiguna; Dea Lestari; M Dani Herlambang; M Al Fikri Najiullah; Aziz Faturokhman
Rekonstruksi Hak Keperdataan Anak Luar Kawin: dari Perlindungan Nasab ke Perlindungan Hak Anak
Husein Hasibuan, Hamka; Pagar; Hasan Matsum; Fauziah Lubis
Talak dalam Perspektif Ayat-Ayat Hukum Keluarga: Analisis Kebahasaan, Asbābun Nuzūl, dan Relevansinya dengan Hukum Positif Indonesia
Kismullah Habib; Sukiati Sugiono; Fatimah
Legalitas Poligami dan Nikah Siri: Analisis Kritis Disharmoni Hukum Pidana dalam Dinamika Hukum Keluarga Islam
Asman